TANGERANG, GEMBOR – Semangat kemerdekaan terasa kuat di RW 08 Kelurahan Gembor. Acara Puncak Peringatan HUT RI ke-81 yang digelar Sabtu malam, 12 September 2026, berlangsung meriah dan dihadiri ratusan warga dari setiap RT.
Kebersamaan dan gotong royong menjadi tema utama malam itu. Lapangan RW 08 penuh sesak oleh warga yang antusias menyaksikan rangkaian puncak acara.
Ketua Panitia, Agus Tulus, membuka acara dengan menyampaikan laporan kegiatan. Ia mengapresiasi dukungan seluruh warga selama rangkaian lomba hingga malam puncak.
“Terima kasih kepada warga RW 08 yang sudah kompak. Dari dana, tenaga, sampai waktu. Ini semua bukti cinta kita pada Indonesia,” ujar Agus Tulus.
Ketua RW 08, Sutarmi, dalam sambutannya mengajak warga untuk menjaga semangat persatuan setelah perayaan selesai.
“Kemerdekaan ini kita rayakan dengan gembira, tapi jangan lupa tugas kita menjaga lingkungan tetap aman, bersih, dan rukun,” kata Sutarmi.
Turut hadir Lurah Gembor, Samsu Rais, yang memberikan apresiasi kepada panitia dan warga.
“Saya bangga dengan RW 08. Kegiatannya luar biasa. Ini contoh bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di masyarakat. Terus pertahankan kekompakan ini,” ungkap Samsu Rais.
Penampilan Warga Jadi Sorotan
Acara puncak semakin meriah dengan penampilan paduan suara yang dipimpin Mama Saras. Lagu-lagu nasional seperti “Kulihat Ibu Pertiwi” dinyanyikan bersama, membuat suasana haru sekaligus bangga.
Tidak kalah menarik, penampilan anak-anak perwakilan setiap RT juga mencuri perhatian. Mereka menampilkan tari dan puisi kemerdekaan dengan penuh semangat. Tepuk tangan riuh mengiringi setiap penampilan.
Suara Masyarakat dan Harapan Pemuda
Herda, mewakili suara masyarakat, mengaku bangga dengan acara tahun ini.
“Acara seperti ini bikin kita makin kenal sama tetangga. Anak-anak juga jadi tahu sejarah kemerdekaan lewat penampilan mereka,” katanya.
Tokoh masyarakat, Jumadi, menambahkan bahwa kegiatan ini penting untuk mempererat silaturahmi.
“Yang kita cari bukan hadiahnya, tapi kebersamaannya. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pemuda Raminto menyampaikan harapannya ke depan.
“Anak muda siap mendukung. Kami ingin semangat 45 ini terus dijaga. Tahun depan kami usulkan ada lomba yang lebih kreatif lagi,” kata Raminto.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh panitia, pengurus RW, Lurah, serta warga yang hadir.
Reporter: [Trima]